
“Kesibukan apa saja yang biasanya terjadi di bulan Juli menjelang Agustus-an di perkampungan atau sebuah komplek perumahan?”
Sudah barang tentu untuk tingkat RT (Rukun Tetangga) misalnya adalah menyiapkan segala sesuatunya untuk menyambut
Nahhhhh…..mulai dari sinilah, coba Anda sedikit perhatikan pada sore hari di sepanjang jalan kampung/ perkampungan atau komplek perumahan, mungkin akan mendapatkan pemandangan yang sedikit “berbeda”, dimana ada 2 orang, bisa anak-anak, embak-embak,mas-mas atau orang dewasa lain yang tepak-tepokan bermain bulutangkis.
Kalau sekedar untuk cari keringat atau main-main, boleh dikata bulutangkis adalah olah raga yang mudah,murah meriah dan efisien.
Tidak memerlukan orang banyak, cukup 2 orang bisa maen. Urusan raketnya, bisa dibeli jigo sepasang plus shuttlecock paling 2 ribu perak, untuk lapangan tidak masalah karena jalanan atau gang didepan rumah sudah bisa dipakai (tapi awas..ada motor ya..), untuk jaring net-nya......bisa pake tali jemuran atau tali rafia atau tidak pakai net samasekali juga oke.
Kalaupun memang niat banget pengin maen badminton tapi tidak punya raket, bisa saja dengan sebuah papan triplek dibentuk sedemikian rupa seperti raket,.....tapi nanti bisa mengganggu kuping tetangga karena suaranya yang ”cetok-cetok” seperti ping-pong.
Tidak ada rotan, akar pun jadi.
Dari sedikit gambaran diatas, jelaslah bahwa bulutangkis adalah salah satu olah raga rakyat dimana dengan modal yang tidak begitu besar masih bisa dilakukan.
Seperti halnya di Prodia Pluit, dengan jumlah personel yang dibilang pas-pasan, sejak wal Juli ini sepakat untuk menyewa lapangan bulutangkis di dekat kawasan Pluit.
Jadwal latihan setiap hari Sabtu mulai jam 1 siang sampai jam 4 sore.
Tidaklah muluk-muluk tujuan kita seperti mengejar prestasi, hanya sekedar cari keringat, memacu denyut jantung, sedikit refreshing dan meningkatkan ”ha-pe-te-es”.
Semoga saja ini bukanlah suatu eforia sesaat. ”Obor blarak” bahasa Jawa-nya.
Anda berminat? Silahkan gabung dengan kami, tapi ingat........ketentuan dan syarat berlaku lho..........
Yang pasti ” mensana in corporisano”. Yes !

Tidak ada komentar:
Posting Komentar